Tags

, , , , ,

Kyuhyun diam menatap keduanya pergi keluar dari kelas.
Apa? Memangnya apa yang bisa dia lakukan? Dia bukan namjachingunya ryeowook, kan? lagipula yang sangat menyakitkan untuknya adalah ryeowook tidak menolak sama sekali ketika kibum menariknya pergi.
“yah, kau kenapa hah?” donghae menyenggol lengan kyuhyun keras.
Kyuhyun menghela nafasnya dan memilih untuk kembali duduk di bangkunya, mengacuhkan omelan tidak jelas dari donghae.
“hey, aku bicara padamu!”
“kau mau apa?”
Donghae duduk di hadapan kyuhyun, tangannya digunakan untuk menopang kepalanya sendiri. Menatap kyuhyun lekat – lekat. “apa kau mencintai ryeowook?”
“apa aku perlu menjawabnya?”
“tentu saja! Aku tidak suka ryeowook tersakiti. Kibum.. dia tidak mencintai ryeowook.”
“bagaimana kau bisa mengatakan hal itu? Bukankah kau terlihat sangat bahagia ketika kibum datang tadi? Apa kau bipolar?”
“jangan tanya terlalu banyak!! Aishh aku bingung…” donghae mendeathglare kyuhyun yang hanya memasang wajah tanpa ekspresi. Menurut donghae, kibum dan kyuhyun itu satu spesies. Sama sama makhluk tanpa ekspresi!
“dasar bodoh.”
“yak!! Oke untuk kali ini aku memaafkan mu. Aku tidak suka kalau ryeowook masih memikirkan kibum. Selama ini aku hanya berpura – pura bahagia dengan hubungan mereka. Aku ingin ryeowook bahagia.”
“apa kau mencintai ryeowook?”
“huh? Apa kau bilang?!! Hahahahahaha.. apa kau gila? Dia itu sudah aku anggap dongsaeng ku! Mana mungkin aku mencintainya. Hiii…” donghae menggedikkan bahunya.
Kyuhyun meneliti ekspresi wajah donghae. “benarkah?”
“YAK! Memikirkan ryeowook sebagai kekasihku saja tidak pernah! Aishh kau ini.. sekarang, kalau kau mencintainya apa yang akan kau lakukan untuk merebut ryeowook?”
“ryeowook dan kibum sudah putus.”
Seketika itu juga donghae tersedak ludah nya sendiri. “ahh.. uhuk uhukk…”
“kau kenapa?”
“uhuk hukk… yah!! Uhuk…” donghae menekan dadanya sendiri yang sedikit nyeri. “kau…”
Kyuhyun merotasikan bola matanya dan memasang ekspresi bosan nya. Donghae benar – benar berlebihan.
Donghae menghela nafasnya dan menenangkan dirinya lalu mulai membuka pembicaraan lagi. “apa kau membohongiku? Ryeowook tidak mungkin putus dengan kibum! Dia bilang dia sangat mencintai kibum.”
“apa kau tidak lihat kalau dia tidak menolak saat aku menyentuh nya tadi? Dia dan kibum sudah berakhir.”
Keduanya diam. Sibuk dengan pikiran mereka masing – masing.
“kalau memang begitu, lalu kenapa ryeowook tidak menolak ketika kibum menariknya keluar?”
“jangan bertanya padaku! Aku juga tidak habis fikir kenapa ryeowook tidak menolak sama sekali. Damn, if i just know the reason why.” Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi. Ryeowook, dia sudah menyakiti perasaan nya.
Donghae menatap kyuhyun prihatin. “sudahlah, jangan merusak tatanan rambutmu. Kau itu sudah jelek, kalau rambutmu berantakan nanti malah tambah jelek.”
“kau masih bisa bercanda?”
“anio. Aku mengatakan apa adanya. Tentang ryeowook, dia tidak bodoh. Dan jika dia mencintaimu, dia tidak akan pernah membuka hatinya lagi untuk kibum. Percayalah.” Donghae beranjak pergi dan kembali ke bangkunya bersama hyukjae. Memberi sedikit pukulan di bahu namja pemilik gummy smile itu.
Tidak akan pernah membuka hati untuk kibum???

Ryeowook segera melepaskan genggaman kibum di pergelangan tangannya dengan kasar. Disandarkan nya punggung kecil miliknya di dinding, menghadap kibum yang masih saja setia dengan senyum miring menyebalkan miliknya.
“cepat katakan apa mau mu kibum”
“…………..”
“…….”
Suasana hening perlahan semakin terasa. Tidak, tidak ada rasa canggung diantara mereka. Hanya hening. Sesekali ryeowook memutar bola mata nya jengah ketika melihat kibum yang menyentuh tangan nya.
“secepat inikah.. secepat ini kah kau melupakanku?”
Ryeowook menatap kibum dengan teliti. Dia tidak mengucapkan kata apapun, menunggu namja dengan julukan ice prince itu meneruskan ucapan nya.
Tapi ternyata dugaan ryeowook salah. Kibum tidak meneruskan ucapannya dan memilih menundukkan kepalanya. Dan yang membuat nya sangat terkejut adalah kibum meneteskan air mata! Oh damn god.. ada apa dengan kibum!!
Ryeowook ingin sekali merengkuh tubuh namja di depannya ini. Andai saja bayangan kyuhyun tidak muncul di matanya saat ini dia pasti sudah melakukannya.
Kyuhyun?
“kibum, maafkan aku. Tapi kita sudah berakhir. Kau sendiri yang mengakhiri semuanya. Kita sudah berakhir.”
“aku hanya terbawa emosi ryeowook ah!”
“tapi aku sudah punya kyuhyun. Aku tidak mau menyakiti perasaan seseorang yang mencintaiku dengan tulus.”
Tidak mau menyakiti perasaan yang mencintaiku dengan tulus? Apa kau merasa tersakiti saat aku mengacuhkan mu dahulu, ryeowook ah?. Lidah kibum terasa kelu.
“sudahlah kibum. Kau pasti bisa menemukan seseorang yang lebih baik. Pergilah dan biarkan aku dengan kyuhyun. Meskipun aku belum mencintainya sepenuhnya, tapi aku akan berusaha.” That’s it. Ryeowook meninggalkan kibum yang masih terlihat mencerna perkataan ryeowook.
Kibum merutuki otak nya yang tak berjalan secepat biasanya.
Menyerah ya? Haruskah?

Kyuhyun langsung berdiri dan menarik tubuh ryeowook sesaat ketika namja mungil itu menapakkan kaki nya di ruang kelas mereka.
“belle!!! apa kau baik baik saja? Apa yang kibum lakukan padamu? Sial, dasar namja es!!” kyuhyun semakin mengeratkan pelukan posesif nya.
“yak! Kibum tidak melakukan apapun, justru kau lah yang ingin membunuhku!!!” ryeowook memukul punggung kyuhyun pelan.
“huh?” kyuhyun melonggarkan pelukannya dan mencondongkan wajahnya.
“kau mau apa?!”
“anio. Aku hanya mau memeriksa keadaan mu. Mungkin saja ada kissmark atau semacamnya. Awas saja kalau sampai ada! Eh tunggu, kenapa kau bilang kalau aku ingin membunuhmu?” tanya kyuhyun tidak mengerti.
Jinjja!! Kyuhyun kau benar – benar…
“kau memelukku dengan terlalu kencang! Kau ingin membunuhku eoh?!! Dan lagi, apa maksudmu dengan kiss mark??!!”
“benarkah? Menurutku tidak. Aku hanya sedikit memelukmu kok.. tentu saja kiss mark!! Kibum itu kan – ”

Pletak!!!

“ahh!! Appo!!!! Aishh duduklah! Kau sudah melewatkan pelajaran banyak dan datang tepat saat istirahat. Apa saja yang kalian bicarakan?” sorot mata kyuhyun penuh selidik dan menuntut.
Ryeowook merotasikan bola matanya jengah.
Bersama kibum, dia tidak dipedulikan sama sekali. Giliran dengan kyuhyun, kyuhyun posesif sekali!! Menyebalkan…
“dia memintaku kembali menjadi namja chingunya.” Jawab ryeowook dengan enteng.
Sontak, kyuhyun beridiri dan menopangkan kedua tangannya di atas meja. “hah!! Yak!! Andwae!! Yahh kenapa kau bisa mengatakannya dengan setenang itu?”
“duduklah, kau menarik banyak perhatian, pabo!”
“aishh…” kyuhyun melirik sekelilingnya. Dan benar saja, ada beberapa pasang mata yang menatap heran ke arahnya.
“kalian berdua, kecilkan suara kalian! Dasar..” taemin mendeath glare ke arah duo berisik – kyuwook –.
“kau anak kecil, diamlah!” kyuhyun menodongkan jarinya ke arah taemin yang malah membuahkan juluran lidah mengejek dari taemin.
Ryeowook menggelengkan kepalanya. Kyuhyun dan taemin sama – sama kekanakannya. Cih..
“belle.. kenapa kau diam saja?? Kau kan seharusnya membela namja chingu mu…” kyuhyun menatap ryeowook tak percaya, masing – masing tangannya bertengger di pinggang.
“mwo??!! Kalian berdua pacaran?!!” taemin membulatkan matanya lebar.
“MWO??!!! Jadi tebakanku selama ini benar??!!” donghae menjatuhkan mainan ikan nemo di tangannya
“cih, sudah kuduga..” eunhyuk menatap mainan donghae yang tergeletak mengenaskan lalu beralih ke kyuhyun dan ryeowook. Sebuah seringaian terbit di bibirnya.
“kalian semua berlebihan.” Ryeowook berdiri dari kursinya dan mendudukkan kyuhyun yang sedari tadi masih berdiri. Mencubit perut agak chubby milik kyuhyun. “dan kau, jangan menciptakan gosip yang aneh – aneh.”
“gosip? Bukankah aku namja chingumu??”
“aku bilang, aku mau membuka hati untukmu. Bukan berarti aku sudah bersedia menjadi namja chingumu! Pabo..”
Donghae dan taemin terkikik geli menatap wajah kyuhyun yang tertekuk.
“kalian berdua jangan tertawa!!” kyuhyun melempar barang apa saja yang ada didekatnya ke arah donghae dan taemin yang sibuk menutupi bibir mereka agar suara tawa mereka tidak keluar.
“yak yak!! Letakkan kembali!! Itu kotak makan kyu! Berbahaya!!” donghae segera berlari menjauhi kyuhyun.
“hyung… aku rasa aku jauh menyukai kalau kau dengan kyuhyun. Tapi dia gila!! Arghhhh….” taemin menyusul donghae dengan tergesa. “tunggu aku, nemo hyung!!”

“ckck.. dasar anak kecil..” kyuhyun menyeringai iblis.
“kau juga anak kecil. Dan hapus seringaian menyebalkan milikmu itu lalu letakkan kotak makan itu kembali ke dalam tas ku!” bentak ryeowook, mutlak.
“geez.. kau seperti istri yang cerewet saja. Ara ara.. akan aku lakukan…” dengan bibir dipoutkan, kyuhyun memasukkan kotak makan bergambar jerapah itu kembali ke dalam tas ryeowook.
“sudahhh, sekarang mana hadiahku karena aku sudah menuruti kata – kata mu??” kyuhyun tersenyum lebar sekali.
“hadiah?”
“eumm… biasanya kalau anak baik kan selalu mendapat hadiah.. mana? Aku minta poppo~~” kyuhyun mempoutkan bibirnya lalu terkikik.
“andwae!!”
“aniaa aku mau poppo!!!”
Ryeowook bergidik ngeri melihat kyuhyun yang berusaha mengejarnya,, tapi bukan itu yang membuat ryeowook ngeri. Ekspresi aegyo kyuhyun lah yang membuat namja tinggi itu terlihat begitu menyeramkan.
Mereka saling mengejar hingga ryeowook memutuskan bersembunyi di toilet perempuan.
“god.. aku terpaksa melakukan ini..” bisik ryeowook, frustasi. Dirinya bersembunyi di salah satu bilik kamar mandi. Beruntung baginya karena saat istirahat begini para yeoja lebih suka menonton basket dengan pemeran utama nya park hyungshik. Namja cute, tinggi, berkulit putih yang menjadi idola para yeoja genit di sekolahnya.
“belle… keluarlah… atau aku meminta lebih dari poppo,,,”
Ryeowook semakin memundurkan badannya, berusaha menahan nafasnya agar tidak terlalu terdengar oleh kyuhyun.
“belle… aku tau dimana kau bersembunyi. Serahkan dirimu secara sukarela, kalau tidak.. aku tidak bisa menjamin kau akan keluar dengan keadaan utuh…”
Ryeowook menggelengkan kepalanya.
(a/n: Memangnya kau menggeleng pada siapa ryeowook ah?? Kkk…)
“oke, aku hitung sampai tiga.. kalau kau tidak keluar maka aku akan menarik mu paksa. 1…”
Eotteohke?? Tuhan bantu aku…. ryeowook mulai panik.
“belle… 2…”
Ahrgghhh….. apa aku harus keluar? Hiks…
“3…”

Brakk….

“say hi to me, belle…” #smirked.
Mata ryeowook membulat sempurna. “n-neo… bagaimana bisa??”
“easy. Karena aku selalu tahu dimana kau berada.”
“berhenti disitu!”
“wae? aku hanya mau meminta hadiah poppo ku dari mu kok.” Kyuhyun memasang tampang innocent nya, namun akhirnya gagal dan kembali ber smirk ria.
“yak!! Jangan mendekat!!”
“aniaa…. “

Click.

“yak!! Kenapa dikunci?!!” ryeowook bertambah panik.
“jeongmal? Upss.. sepertinya tanganku tidak sengaja.”
“pembohong!! Dasar mesum!! Keluarkan aku dari sini!!!”
“bukankah kau yang memasukkan dirimu sendiri ke dalam sini?”
Ryeowook diam. Shit!
“belle…”
Eh? Kenapa kyuhyun tiba – tiba ada didepan wajahku??? Ryeowook memundurkan dirinya lagi. tembok!!
“belle….”
“suaramu kenapa begitu??”
Kyuhyun menggelengkan kepalanya, diangkat nya dagu ryeowook dan bibirnya tepat berada di telinga namja mungil itu.
“diam dan nikmati saja, belle…”

mianhae apdet nya lama. huhuhuhu… jeongmal, aku mulai kehabisan ide. kkkkk
ahh semoga suka deh. mianhae, this is so lame.. and thank you for your comments. i love you so much chingu ya!! :D
well, please enjoy for this chapter ^^